Peradangan kelenjar prostat. Jika tidak dilepaskan, cairan yang dipicu oleh fantasi dan mimpi-mimpi Anda bisa menekan kelenjar. Faktor lain adalah konsumsi makanan pedas berlebih, bersepeda terlalu lama, berkuda atau duduk terlalu lama.
Penyakit menular seksual ( Sexually Transmitted Diseases). Chlamydia, gonorrhea dan E. coli bisa menyebabkan rasa sakit pada testis. Pastikan melakukan pemeriksaan untuk mencegah penularan kepada pasangan.
Epididimitis. Epididimitis merupakan pembengkakan pada tube yang menghubungkan testis dengan vas deferens. Kondisi ini bisa menyebabkan paha membengkak dan menjadi lembut. Selain itu, kondisi ini juga bisa ditandai dengan rasa sakit selama ejakulasi atau buang air kecil.
Testicular Torsion. Apakah testis Anda berputar bebas atau turun lebih rendah dari yang biasanya? Ada baiknya segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter.
Kanker testis. Satu dari 250 orang berisiko menderita kanker testis. Kanker ini biasanya ditandai dengan rasa sakit pada bagian bawah perut dan perasaan berat pada skrotum atau kantung buah pelir.
Berita bagusnya, sebagian besar penyakit-penyakit ini bisa disembuhkan dengan pengobatan standar atau dengan obat yang diresepkan dokter. Deteksi dan pengobatan dini akan mempercepat pemulihan. Hindari keinginan untuk menahan sakit dan segeralah berkonsultasi dengan dokter
Sumber : MediaIndonesia
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO






0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.