,
Get paid To Promote at any Location

free counters

  • Web
  • Remo xp
  • cahyo. Powered by Blogger.
    RSS

    Aku di perkosa mantanku



    Sesuai dengan ijasah yang aku miliki, selesai kuliah dari IKIP aku
    mengajar di sebuah Sekolah Yayasan milik sebuah perusahaan. Dan
    beberapa bulan kemudian aku bertemu dengan seseorang yang satu profesi
    denganku, kami berpacaran kurang lebih selama dua tahunan, tapi
    keadaan memaksa kami harus berpisah, walau keputusan ini sangat tidak adil
    bagi kami berdua. Karena hutang budi dia terpaksa menikah dengan anak
    majikan dimana selama ini ayah nya menjadi sopir pribadi. Gadis itu
    begitu mencintainya, dan aku tidak punya pilihan selain melepaskan
    kekasihku menjadi milik orang lain.

    Inilah awal kehancuran hidupku yang PERTAMA ! Aku sangat mencintainya,
    telah ku berikan hatiku seutuhnya padanya, dia tidak hanya baik hati dan
    perhatian, yang lebih penting dia juga aktip dipelayanan tempat kami
    bergereja.

    Dengan hati yang masih porak-poranda, aku memberanikan diri menerima
    kehadiran seseorang didalam hidupku, dan inilah kehancuran hidupku yang
    ke DUA ! Setelah kami telah memesan baju pengantin, mencari-cari gedung
    resepsi, entah kenapa hubungan kami tiba-tiba menjadi hambar, tidak
    mungkin lagi diteruskan dan kami pun akhirnya berpisah.

    Cukup lama aku menutup hatiku,aku mengunci pintu hatiku begitu kuatnya,
    aku tidak punya keberanian untuk memulai hubungan yang baru. Walau ada
    beberapa orang yang mencoba memasuki hidupku tapi aku memperlakukan
    mereka hanya sebatas teman.

    Disaat aku terluka, hadir seorang pria yang tidak lagi sendiri menawarkan
    persahabatan padaku, yang selalu punya waktu mendengarkan keluhanku, yang
    selalu siap menghapus air mataku .. . . inilah awal kehancuran hidupku
    yang keTIGA ! Lelaki itu bernama Abin !

    Awalnya, hubungan kami sebatas teman biasa, tapi lambat laun mulai
    timbul rasa simpatik dan di susul perasaan debar-debar saat aku
    menatap matanya, mulai timbul rasa kangen jika tidak mendengar suaranya
    dan aku mulai cemburu jika aku mengetahui dia berbicara dengan istrinya,
    walau hanya di telephone.

    Beberapa bulan setelah melewati beberapa proses, aku resmi menjadi
    kekasihnya, bersedia menjadi orang kedua dalam kehidupannya.

    Ini semua salahku, mengijinkan hatiku di selami oleh lelaki yang sudah
    menjadi milik orang lain dan telah memiliki dua orang anak. "Secepatnya
    aku akan menceraikan istriku ! Hubungan kami sudah hambar, rasanya tidak
    baik untuk dipertahankan", itu janji yang dia utarakan padaku satu
    setengah tahun yang lalu, dan ternyata hingga kini tidak terealisasi.

    Sepanjang satu tahun aku sangat menikmati hubungan kami, lambat laun aku
    bisa melupakan pengalaman masa laluku yang kelam, walau tak jarang aku
    mendengar omongan sinis atas hubungan kami yang tidak wajar.

    Hubunganku dengan Abin belum melangkah jauh, dia menghormatiku bahkan
    sikapnya jauh lebih baik dan perhatian dibanding laki-laki sebelumnya
    yang mengisi hidupku.

    Aku menyadari selagi aku masih bersamanya, sulit bagiku untuk membina
    hubungan dengan lelaki yang masih lajang. Belum lagi omongan miring yang
    mengatakan kalau aku pasti sudah lagi perawan ! !

    Satu setengah tahun aku menanti Abin menceraikan istrinya, namun sampai
    kini tidak terbukti. Saat aku menagih janjinya, kapan kami akan menikah,
    tampa berprasaan dia berkata padaku, "aku tidak mungkin menceraikannya,
    kalau kami cerai bagaimana dengan anak-anak. Aku tidak mau berpisah
    dengan anak-anakku".

    Sambil menahan tangis, aku hanya diam mendenger penjelasannya, untuk saat
    ini aku belum mampu berpisah dengannya dan belum tentu aku bisa menemukan
    lelaki sebaik dia.

    Enam bulan setelah dia mengatakan bahwa tidak mungkin menceraikan
    istrinya, aku bertemu dengan seseorang yang menarik perhatianku. Dia
    berasal dari Sumatra ! Dari teman-teman aku tau namanya David,
    pembawaannya sangat berbeda dengan Abin, kalau Abin selalu lembut saat
    berbicara padaku, mampu membuat pipiku bersemu merah dengan
    pujian-pujiannya yang tidak norak, sementara David cendrung kasar
    tapi aku tau dia lelaki yang baik dan bertanggung jawab.

    Aku tidak mau terus menerus digantung oleh cinta Abin, maka aku putuskan
    membuka hatiku untuk David, tapi ternyata Abin tidak setuju kalau kami
    putus dan memberikan cintaku pada orang lain. Dia berubah menjadi kasar,
    tidak hanya memaki-makiku tapi juga memukulku.

    Dengan muka merah Abin menatapku dan berkata, "aku tidak rela kamu
    menjadi milik orang lain, aku memang tidak bisa menceraikan istriku tapi
    di agamaku diijinkan memiliki lebih dari satu orang istri. kalau kamu
    memang cinta padaku, kita bisa menikah bulan depan ! ! ".

    Aku memang mencintai Abin, tapi aku tidak mau menjadi istri kedua dan
    yang terpenting saat ini aku mulai menyukai David.

    Walau Abin mengancam akan membunuhku dan David kalau sampai
    menghianatinya, tapi aku tidak perduli, aku tetap membina hubungan dengan
    David.

    Suatu hari aku diajak keluar kota oleh David, banyak hal yang kami
    bincangkan soal hubungan kami kedepan, dan dari omongannya aku tau dia
    tidak main-main dengan hubungan kami.

    Karena kami tiba di kota kami sudah larut malam, dengan pertimbangan
    tidak enak dilihat teman-teman kosku dan tetanggan kalau aku diantar
    lelaki subuh, maka dia memintaku untuk tinggal dirumahnya dan besok pagi
    aku akan diantar pulang. Aku menerima sarannya dengan pertimbangan aku
    sangat yakin dia mencintaiku jadi tidak mungkin dia berniat merusakku,
    lagipula alasan dia memintaku menginap di rumahnya cukup masuk akal

    Aku tidur dikamarnya sementara dia diruang tamu. Tapi, baru beberapa jam
    aku membaringkan tubuhku, tiba-tiba David mendekapku begitu erat dan
    aku di PERKOSA ! ! inilah awal kehancuranku yang ke EMPAT ! !

    Dia memperkosaku berkali-kali, aku terlalu lelah untuk melawan karena
    semakin aku meronta-ronta dia semakin kuat mendekapku, aku hanya bisa
    menangis dan menyesali kebodohanku.

    Di sela-sela tangis, aku bertanya kenapa dia tega memperkosaku.
    Pandangannya begitu sinis, tampa expresi dia menjawab pertanyaanku,"
    kamu sudah tidak PERAWAN lagi kan ? kegadisanmu sudah direngut oleh Abin
    ! !. Beberapa hari yang lalu, Abin menemuiku, memintaku meninggalkanmu
    dan saat aku menolak permintaanku dia mentertawaiku".

    Kata Abin , "kamu sudah mendapat barang bekas, yang sudah aku pakai selama
    dua tahun ! kalau tidak percaya bisa kamu buktikan kebenarannya .. . .kamu
    ajak dia tidur ! ! "

    Aku pulang ke kosku sendirian, aku tidak ingin lelaki bejat itu
    mengantarku pulang ! Aku membencinya ! ! !
    Setelah peristiwa malam itu, aku tidak ingin bertemu dengan siapapun juga
    dan yang lebih menyakitkan lagi Abin mentertawai apa yang aku alami, dia
    puas telah menghancurkan hidupku.

    Aku benci laki-laki ! ! ! aku menjadi tertutup dan kehilangan semangat
    untuk hidup. . . ..

    Aku larut dengan kesedihanku, tak terpikir olehku bahwa hasil perkosaan
    malam itu bisa membuatku hamil, dan memang benar ! Aku HAMIL !

    Aku berharap David bahagia dengan khabar ini, tapi ternyata yang aku
    dapat hanya makian. Sambil tertawa sinis, dia berkata padaku,"kamu salah
    kalau datang padaku, apa bukti kalau aku ayah biologis dari bayi yang ada
    dikandunganmu ! ! sudah pergi sana, dasar pelacur !"

    Aku pikir suatu saat dia akan berubah dan menyadari kalau apa yang dia
    lakukan salah, tapi ternyata itu hanya harapan belaka. Saat aku mencoba
    mengunjunginya untuk kedua kalinya, ternyata dia sudah berhenti dari
    pekerjaannya dan kembali ke Medan. Pupuslah sudah harapanku, aku harus
    menanggung aib ini sendirian.

    Aku panik dan berusaha menggugurkan janin yang tidak berdoa ini
    dengan meminum jamu yang aku harap bisa menjatuhkan janin yang ada di
    rahimku. Suatu sore, saat mandi aku lihat ada gumpalan darah dilantai,
    aku senang sekali karena terlepas dari aib hamil diluar nikah. Tapi
    ternyata rahimku belum bersih, masih ada yang tersisa dan harus di
    bersihkan "kerok" oleh dokter. Keteledoranku sangat fatal dan aku baru
    menyadarinya saat aku ditemukan jatuh pingsan tepat didepan dokter
    praktek kandungan. Aku tau ini bukan kebetulan, tapi Tuhan masih sayang
    padaku.

    Ternyata sisa janin yang ada di rahimku telah membentuk jaringan, dan
    kalau tidak dibersihkan "kerok", jaringan itu akan membusuk dan bisa
    menyebabkan kematian bagiku.

    Belum selesai masalah yang aku tanggung, aku mendapat khabar yang lebih
    membuatku terpuruk, perusahaan tempatku bekerja bangkrut dan beberapa
    karyawan harus di PHK, salah satunya adalah aku.

    Aku kehilangan segala-galanya, aku tidak punya keberanian untuk kembali ke
    orang tuaku, aku tidak ingin orang tuaku kecewa apalagi papa sudah tua.
    Aku putuskan untuk bertahan dan mencari pekerjaan yang baru.

    Aku cukup lama menjadi pengangguran, aku mencoba memulai hidup yang baru,
    dan kesabaranku tidak sia-sia, aku akhirnya mendapatkan pekerjaan yang
    baru, walau gajinya lebih kecil dibanding tempatku dulu bekerja.

    Aku pindah kos dan bergabung dengan teman-teman yang tidak tau masa
    laluku, dan inilah awal kehancuranku yang ke LIMA !

    Aku belum mampu melupakan kepahitan yang aku alami, diperkosa oleh kekasih
    sendiri, di hianati oleh orang yang aku cintai. Aku masih sering meratapi
    nasibku, bersungut-sungut dengan kesialan yang aku alami.

    Dalam situasi labil, aku bertemu dengan Darma, sama seperti lelaki
    sebelumnya dia sangat baik dan perhatian. Dan aku melakukan kebodohan
    yang sama, aku tidur dengannya dan aku HAMIL untuk kedua kalinya.

    Dia berjanji menikahiku tapi kami belum cukup dana untuk menikah, dan
    saat usia kandunganku sudah tujuh bulan kami pulang kampung menemui orang
    tuaku. Aku begitu bahagia, karena sebentar lagi akan punya keluarga, aku
    berjanji menjadi ibu dan istri yang baik.

    Tapi kembali hatiku tersayat-sayat, orang tua Darma tidak menyetujui
    pernikahan kami, dengan alasan aku bukan wanita yang pantas untuk anak
    lelakinya. Darma diminta meninggalkanku dan yang lebih menyakitkan lagi
    dia mengikuti permintaan orang tuanya. Dia meninggalkanku dan anak kami
    yang akan lahir kedunia satu bulan lagi.

    Aku tak mampu lagi untuk menangis, aku tak mampu lagi untuk marah, aku tak
    mampu lagi untuk mengutuk orang-orang yang telah menghancurkan hidupku.

    Tidak ada gunanya menyalahkan orang lain menjadi penyebab kegagalanku, aku
    harus bangkit dari belengu rasa bersalah pada diri sendiri.

    Satu bulan kemudian, anakku lahir kedunia, dia begitu manis, lucu dan
    cantik . . . . Aku tidak ingin kesalahan yang ibunya lakukan menimpa
    anakku.

    Sudah cukup kesalahan yang aku lakukan selama ini, aku ingin memulai hidup
    yang baru dan membesarkan anakku.

    [Aku tidak mungkin bisa melupakan kejadian dimasa lalu, tapi aku belajar
    untuk melupakan dan memaafkan]

    Sumber : Aku diperkosa oleh kekasihku


    Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS

    0 comments:

    :nangis :rate :lebay :hoax :nyimak :hotnews :gotkp :wow :pertamax :lapar :santai :malu :ngintip :newyear

    Post a Comment

    Note: Only a member of this blog may post a comment.

    Free Doll 18 Glitter MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com